Diberdayakan oleh Blogger.

Senin, 25 Juli 2016

Tidak suka makan pare dan bunga pepaya karena pahit? Wow, anda perlu tahu manfaat luar biasanya

Sebagian besar orang tidak terlalu suka dengan makanan yang rasanya pahit. Makanan-makanan pahit seperti pare, daun pepaya, dan lain sebagainya, kerap kali dihindari orang. Padahal makanan-makanan pahit tersebut menawarkan segudang manfaat bagi kesehatan tubuh seperti yg dilansir merdekaDOT com. Apa saja manfaatnya? Simak ulasannya berikut ini..



1. Membantu Pencernaan
Produksi enzim pencernaan yang ada di dalam tubuh bisa ditingkatkan dengan mengonsumsi makanan pahit. Makin baik pencernaan makanan, makin banyak pula nutrisi yang dapat diserap tubuh.

2. Kaya vitamin dan mineral
Sayuran pahit seperti pare menawarkan segudang nutrisi yang baik bagi tubuh. Makanan pahit memiliki kandungan vitamin C, K, dan A, serta mineral seperti magnesium, kalsium, dan kalium. Sayuran-sayuran pahit juga kaya akan serat, dan foliate, namun rendah sodium dan lemak.

3. Melawan radikal bebas
Studi terbaru telah menunjukkan bahwa makanan pahit, termasuk salah satunya adalah cokelat pahit dapat membantu memerangi radikal bebas di dalam tubuh. Dengan kata lain, hal tersebut dapat mencegah penyakit kanker ataupun penyakit saraf.

4. Mengusir racun yang ada di liver
Kesehatan hati memainkan peran penting terhadap kesehatan tubuh secara keseluruhan. Mencegah kesehatan hati bisa dilakukan dengan cara mudah dan sederhana, yakni mengonsumsi makanan pahit. Sayuran pahit seperti kale(sejenis kubis) dan sayuran lainnya yang mengandung phytonutrien dapat membantu liver atau hati melakukan tugasnya seperti menyeimbangkan hormon, menjaga tingkat kolesterol, dan menghilangkan racun dari darah.

5. Mengurangi ketagihan gula
Mengonsumsi banyak gula atau makanan manis bisa memberikan dampak negatif bagi kesehatan tubuh, terlebih lagi bila anda mempunyai masalah dalam mengontrol gula darah. Kecanduan akan gula atau makanan manis bisa dikurangi dengan cara mengonsumsi makanan-makanan pahit.

SEMOGA BEMANFAAT

Ada racun di Usus besar? Coba keluarkan dengan ramuan ajaib ini

Membersihkan usus besar sudah menjadi hal umum, bahkan prosedur ini telah dilakukan sejak zaman Yunani kuno dan sudah populer di Amerika Serikat sejak tahun 1920 dan 11930-an. Tujuan prosedur pembersihan usus ini adalah autointoxication.

Yakni, makanan dan daging yang belum benar-benar dicerna menyebabkan akumulasi lendir di usus besar yang dapat menciptakan racun berbahaya bagi tubuh dan menyebabkan beberapa masalah kesehatan, seperti menurunnya tingkat energi, berat badan, kelelahan dan sakit kepala.



Jika Anda ingin membersihkan usus dengan menggunakan buah atau sayuran, Anda harus memilih yang tinggi serat dan mengandung nutrisi lainnya. Untuk itu, kami akan memberikan resep untuk membersihkan usus besar Anda.

Metode ini sangat kaya akan vitamin, nutrisi dan serat, yang efektif menghilangkan semua racun dari dalam tubuh Anda. Resep ini akan menggunakan buah apel yang tinggi serat larut, yang dapat membuat Anda kenyang lebih lama dan membantu mengatasi diare dan sembelit. Namun, yang perlu Anda perhatikan adalah, jika Anda mengonsumsi banyak buah apel atau makanan tinggi serat, Anda harus mengonsumsi banyak air putih.

Metode pembersihan ini juga memanfaatkan biji rami yang berlimpah serat dan dapat meningkatkan penyerapan nutrisi di usus dan membantu mengosongkan lambung. Biji rami mampu menurunkan risiko kanker usus besar. Bahan alami ini juga mengandung antioksidan kuat, mencegah penyakit jantung, dan meningkatkan kesehatan jantung, karena rami kaya akan Omega-3 yang baik bagi jantung.

Bahan lain yang juga digunakan dalam resep ini adalah biji chia yang sangat tinggi serat yang mampu menyehatkan sistem pencernaan Anda. Biji chia kaya vitamin dan nutrisi yang mudah diserap tubuh selama proses detoksifikasi. Biji chia juga mampu membuat Anda merasa kenyang lebih lama, sehingga bisa membantu proses penurunan berat badan. Berikut resep untuk membersihkan usus besar Anda.

Bahan:
1 buah apel
1 sendok makan biji rami
1 sendok makan biji chia
1 sendok teh madu (sebagai pemanis)
1 cangkir air

Cara membuatnya:
Haluskan dalam blender semua bahan, kecuali biji chia. Lalu, tuangkan campuran ke dalam gelas dan taburi dengan biji chia. Aduk campuran selama kurang lebih 5 menit, sampai biji chia terlihat mulai mengembang.

Konsumsi campuran ini 2 kali sehari, selama 15-20 hari. Selamat mencoba.

Ramuan sederhana ini mampu membersihkan pencernaan, membakar lemak dan mengeluarkan racun dalam tubuh

Sahabat.. ada jenis minuman yang sangat baik untuk kesehatan kita. Dan kita dianjurkan untuk mengkonsumsinya. Manfaat dari minuman ini selain dapat menghilangkan haus, juga dapat membersihkan pencernaan kita dari kotoran yang menumpuk, dapat membakar lemak juga berfungsi mengeluarkan racun dalam tubuh.



Berikut ini minuman yang saya maksud:

1. Lemon dan jahe

Siapkan setengah buah perasan lemon dan sepotong kecil jahe yang sudah diparut. Tambahkan 400 ml air dan minum saat pagi hari. Resep minuman ini sangat bagus untuk meningkatkan kekebalan tubuh, mengeluarkan racun dan mengurangi rasa sakit, karena jahe memiliki sifat penghilang rasa sakit.

2. Mentimun dan lemon

Minuman ini akan meningkatkan kekebalan tubuh Anda dan mengeluarkan racun dalam tubuh. Iris mentimun dan tambahkan ke dalam 8 gelas air. Tambahkan 1 buah perasan lemon dan 10 lembar daun mint. Diamkan dalam kulkas beberapa saat agar lebih segar.

3. Mangga dan jahe

Minuman ini berkhasiat untuk membuang racun, meningkatkan metabolisme, melancarkan pencernaan dan mengurangi rasa sakit. Tambahkan 1 cangkir mangga cincang dan 1 sendok makan parutan jahe, lalu masukkan dalam wadah air. Masukkan dalam kulkas dan diamkan selama beberapa jam sebelum dinikmati.

4. Apel dan kayu manis

Minuman ini tidak memiliki kalori dan akan membantu menghilangkan lemak di perut dengan cepat. Potong apel tipis-tipis lalu masukkan dalam wadah air bersama dengan batang kayu manis. Dinginkan selama beberapa jam sebelum Anda meminumnya.

5. Cuka apel

Para ahli telah merekomendasikan untuk minum satu sendok cuka apel setiap hari. Cuka apel dapat Anda tambahkan untuk menu diet Anda, sebagai pengganti detoks. Tambahkan 2 sendok makan cuka apel, 1 sendok makan perasan lemon, 1 sendok teh bubuk kayu manis dan setengah irisan apel dalam 400 ml air.

6. Lidah buaya

Lidah buaya memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa, seperti menjadikan sirkulasi darah lebih baik, melancarkan sistem pencernaan dan menambah energi. Campurkan 1 cangkir air, 1 sendok makan perasan lemon dan 1 sendok makan lidah buaya segar.

7. Minuman buah

Anda dapat menambahkan buah apapun untuk membuat resep minuman ini. Tetapi akan lebih baik jika menggunakan buah kiwi dan strober. Potong beberapa stroberi dan kiwi lalu campurkan dalam wadah air. Daun mint dan rosemary juga cocok dicampurkan dengan buah-buahan ini. Minuman ini kaya vitamin dan antioksidan yang akan membuat Anda awet muda dan membantu tubuh Anda dalam melawan penyakit.

Asik makan ikan, eh nyangkut tulang ikan ditenggorokan, ini tips menghilangkannya

Nah, melalui artikel ini saya mencoba untuk berbagi informasi mengenai cara menghilangkan duri yang tersedak di tenggorokan dengan mudah. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi anda semua dan bisa menjadi solusi bagi anda ketika mengalami ketulangan tulang ikan.



Ketulangan tulang ikan sebenarnya tidak berbahaya. Hanya saja jika dibiarkan terlalu lama dikhawatirkan akan menyebabkan luka dan infeksi pada tenggorokan. Jika infeksi ini tidak segera di tangani maka berisiko menyebabkan kematian. Pada tenggorokan sendiri sebenarnya ada enzim yang dapat menghancurkan tulang ikan, hanya saja hal itu membutuhkan proses dan prosesnya tergantung dari besar kecilnya ukuran tulang ikan.

Cara terbaik untuk menghilangkan ketulangan tulang ikan adalah dengan memeriksakannya ke dokter THT. Kenapa terbaik? karena dokter THT memiliki alat tersendiri untuk melihat kedalam tenggorokan sehingga posisi tulang ikan mudah diketahui, selai itu mereka juga memiliki alat yang dapat mengambil tulang ikan bahkan walaupun jauh di dalam tenggorokan. Namun sebelum pergi ke dokter THT, ada baiknya anda mencoba beberapa cara menghilangkan ketulangan tulang ikan berikut ini.

Cara Menghilangkan Ketulangan Tulang Ikan

1. Jangan coba-coba mengeluarkannya menggunakan tangan yang dimasukkan ke tenggorokan karena hal itu bisa menyebabkan infeksi dan cedera pada kerongkongan anda terlebih lagi kita tidak dapat menjamin kebersihan tangan kita.

2. Cobalah untuk minum segelas air, tapi perhatikan juga efeknya. Jika dirasa ada efek yang positif sebaiknya diteruskan tapi jika tidak ada perubahan sebaiknya dihentikan sebab hanya akan membuat anda perut kembung. Cara ini hanya efektif untuk tulang yang menempel di tenggorokan dan menempelnya tidak terlalu kuat.

3. Cobalah untuk batuk agar durinya keluar, jika dirasa tidak berpengaruh sebaiknya dihentikan karena jika terlalu lama dikhawatirkan akan membuat tenggorokan jadi meradang.

4. Ambilah segenggam nasi kemudian padatkan dan jadikan gumpalan. Telan gumpalan nasi tersebut tanpa air. Dengan begitu tulang akan menancap pada nasi dan ikut terbawa ke lambung.

5. Selain nasi anda juga bisa menggunakan pisang. Sama seperti nasi, pisang yang anda makan jangan dikunyah. Cukup dipotong menjadi beberapa bagian besar yang dirasa anda sanggup menelannya kemudian telan. Duri yang menancap pada pisang akan terbawa ke lambung.

6. Cara lainnya adalah dengan menelan bolu dengan ukuran yang besar. Tulang yang terkena bolu akan terbawa ikut ke lambung.

7. Jika dirasa cara-cara di atas tidak berhasil, sebaiknya anda segera memeriksakannya ke dokter THT. Karena dikhawatirkan tulangnya menancap cukup kuat dan ditakutkan ada peradangan dan infeksi pada tenggorokan.

Nah sobat sekalian, itulah beberapa cara dalam menghilangkan ketulangan tulang ikan.

Jantung sering berdebar? (bukan karna dekat gebetan) cepat ketahui penyebabnya, berikut penjelasannya

Biasanya jantung seseorang akan berdebar ketika ada sesuatu yang terjadi diluar kontrol ataupun kita sedang gugup dan panik. Namun tak hanya itu saja, ada beberapa penyebab jantung berdebar yang berkaitan dengan kesehatan jantung itu sendiri. Orang yang biasanya mengalami jantung berdebar atau palpitasi seringkali tidak memperhatikannya dan juga sering dianggap enteng.



Penyebab Jantung Berdebar

Namun tahukah Anda jika hal ini dibiarkan terlalu lama, maka akan dapat menyebabkan masalah kesehatan jantung yang cukup serius. Dalam keadaan santai rata-rata denyut jantung adalah 60 hingga 100 kali dalam setiap menitnya. Namun yang paling umum adalah 70  kali dalam satu menit. Lalu apa saja yang menyebabkan jantung berdebar-debar? Berikut ulasannya.
Inilah penyebab jantung berdebar yang perlu diketahui

Kurang asupan kalium dan magnesium

Penyebab yang pertama adalah kurangnya asupan magnesium dan juga kalium. Hal ini dikarenakan kedua nutrisi tersebut berguna untuk membantu pembentukan sel darah merah. Sehingga tubuh akan terhindar dari anemia atau kurang darah. Beberapa makanan sehat yang mengandung kalium serta magnesium adalah alpukat, pisang, kurma, markisa, kentang, rebung, ubi jalar, sayuran hijau, biji-bijian dan juga kacang-kacangan.

Anemia

Seperti yang kita ketahui anemia disebabkan karena kurangnya asupan kalium dan juga magnesium. Gejala umum seseorang yang menderita anemia adalah jantung berdebar-debar. Hal ini dikarenakan sel darah merah yang berguna untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh salah satunya yaitu ke jantung tidak bisa terpenuhi. Sehingga hal ini menyebabkan jantung berdebar.

Sering mengonsumsi junk food

Junk food atau makanan cepat saji memang memiliki rasa yang enak. Akan tetapi jika dikonsumsi secara berlebihan juga dapat menyebabkan jantung tidak sehat. Hal ini dikarenakan makanan cepat saji kaya akan pengawet dan bahan kimia yang dapat memberatkan fungsi jantung. Tak hanya itu saja, junk food juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Karena makanan cepat saji memiliki kandungan kolesterol tinggi yang tidak bisa dicerna dengan cepat.

Kebocoran jantung

Penyebab jantung berdebar selanjutnya adalah kebocoran pada jantung. Jika hal ini terjadi, maka jantung akan kehilangan dan kekurangan darah sehingga dapat menyebabkan anemia. Jika jantung mengalami anemia maka jantung akan memompa darah lebih cepat jika dibandingkan dengan biasanya. Hal inilah yang menyebabkan jantung berdebar-debar.

Jantung koroner

Berikutnya adalah jantung koroner. Selain berdebar-debar, seseorang yang terkena jantung  koroner juga ditandai dengan nyeri dada seperti tertusuk benda tajam. Jika Anda mendapati hal ini sebaiknya Anda harus memeriksakan diri ke dokter, karena bisa saja Anda terkena jantung koroner. Hal ini sangatlah berbahaya. Ini dkarenakan penyakit ini dapat menyebabkan serangan jantung mendadak dan dapat menyebabkan kematian.

Nah itulah beberapa penyebab jantung berdebar yang perlu diwaspadai.

Sakit tulang bisa diobati dengan ramuan alami ini, murah kok, banyak dijual di pasar

Saat aku membawa mami (saat itu beliau umur 82 th) ikut dgnku ke Bdg.. 2 hari kemudian, kulihat mami jlnnya agak bungkuk, ketika kutanya, mami masih bilang "ga apa2".. Seminggu kemudian kutanya lagi (krn kulihat semakin tdk wajar), mami baru mengatakan terasa sakit dipunggungnya.. Aku bawa mami ke Dr internis tulang. Dirujuk utk di scan di RS; hasilnya ternyata ruas ke 5 tulang belakang ada yg 'melesak/amblas'; ada 2 pilihan kata Dr: dioperasi (tapi Dr tdk menyarankan, 40:60 krn faktor usia) or diinfus & terapi utk memperkuat jaringan tulang..



Seminggu 2x diinfus & terapi (biayanya mahal bagiku, terutama infusnya); Sebulan treatment ini, bukannya baikan tapi malah memburuk, sampai mami bilang: "ga mau lagi ditreatment", krn dia menyadari akan sangat memberatkan aku & anak/istriku, sedangkan u recoverynya tdk ada kepastian..Wah stress berat aku merasakan ini..
Aku coba ganti Dr. hasilnya dikatakan memang sulit, krn sdh umur & Osteoporosis yg sdh agak akut + ada syaraf yg terkena, paling diberi vitamin & obat penahan rasa nyeri...

Setelah 2 mgg, semakin parah, mamiku bilang terasa sakit juga di pahanya, sehingga tdk kuat utk berjalan.. Semakin stress kurasakan... Hanyallah BERDOA yg dpt kulakukan..

Seminggu kemudian mami bilang, ingin mencoba tips kesehatan yg KEBETULAN dibacanya pada sisipan artikel kecil (hanya 4 baris) di salah 1 buku renungan itu; isinya tips kesehatan kaitan osteoporosis...

Tipsnya : "Rebuslah 7 lembar daun salam + 1 bh bawang bombay yg di-iris2, yg airnya dr 2 gelas direbusnya menjadi tinggal 1 gelas,..Air rebusannya diminum setiap hari.. (daun salam+irisan bawang bombainya tdk ikut diminum)" Dan apa yg terjadi? 3 hari setelahnya mami sdh dpt berjalan lagi, seminggu kemudian berjlnnya sdh cepat & rasa sakitnya baik dipaha maupun di punggung jadi hilang...

Sejak itu minum terus racikan tsb, bahkan setiap pagi mami (sekarang 88 th) lakukan treadmill yg injakan kaki naik turun itu, rutin s/d sekarang...

"Sungguh LUAR BIASA . Dan sejak itu, aku sendiri juga ikut meminumnya, dan +/- sebulan kemudian, sakit "boyokku"(kalo bangun tidur sakit sekali) & pergelangan kaki yg sering terasa spt terkilir & kalau berjalan juga terasa 'berat' itu semua hilang rasa sakitnya, bahkan s/d sekarang lari keliling komplex juga masih OK..

Semoga tips ini menjadi inspirasi sahabat utk hidup lebih sehat dg cara yg sederhana & terjangkau...silakan mencoba

Wow, aku kaget, ternyata cuci ayam mentah tidak diperbolehkan, bahaya, coba baca kalo tidak pecaya, anda akan tercengang!

Permintaan daging ayam di negeri ini memang tinggi, tapi ternyata masih banyak ibu-ibu yang belum mengetahui tentang perlakuan pada daging ayam sebelum dimasak. Hampir sebagian ibu rumah tangga yang mencuci daging ayam mentah sebelum dimasak, padahal hal itu salah kaprah.


Mencuci buah dan sayuran sebelum dikonsumsi memang dianjurkan oleh para ahli keamanan pangan di dunia, tapi bukan berarti berlaku juga pada daging unggas. Cuci daging ayam mentah ternyata berbahaya lho. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Departemen Pertanian Amerika Serikat bahwa mencuci daging unggas membahayakan kesehatan. Ini alasannya!

Daging Ayam Mentah Terkontaminasi Bakteri

Permukaan daging ayam memang sering terkontaminasi bakteri jenis Campylobacter dan Salmonella. Jika Anda mengira mencuci daging mentah bisa menghilangkan bakteri tersebut maka anggapan itu salah besar. Bakteri yang ada pada permukaan daging ayam dalam jumlah besar justru berpotensi sebabkan infeksi saat dicuci.

Saat Anda mencuci, mengguyurnya di bawah keran maka percikan airnya bisa terciprat kemana-mana. Sementara pada cipratan air tersebut mengandung bakteri yang di bawa dari permukaan ayam mentah. Sehingga bakteri akan menyebar kemana-mana, seperti wastafel, rak piring dan permukaan lainnya.
Tetesan air yang terdapat bakteri tersebut bisa menyebar sejauh setengah meter ke seluruh ruangan. Pada saat Anda hendak menyajikan makanan ke piring saji, kemungkinan besar akan terkontaminasi bakteri hingga menyebabkan keracunan.

Infeksi yang disebabkan oleh bakteri Campylobacter atau Salmonella bisa mengakibatkan gangguan kesehatan seperti demam, sakit perut, mual, muntah, diare, nyeri otot, dan sakit kepala.

Alasan Mencuci Daging Ayam Sebelum Dimasak

Meskipun sudah banyak yang mengetahui fakta ini, namun tidak sedikit orang yang masih melakukan kesalahan seperti itu. Mereka menganggap bahwa mencuci daging ayam sebelum di masak lebih higienis. Selain itu biasanya para ibu mencuci daging ayam mentah dengan alasan-alasan berikut:
Cuci ayam mentah untuk menghilangkan bau

Daging ayam mentah yang kita beli biasanya berbau tidak sedap. Padahal sebenarnya Anda bisa menghindari bau tidak sedap pada ayam dengan membeli di tempat yang terjaga kebersihannya dan higienis.

Cuci ayam mentah agar tidak licin karena lendir

Alasan selanjutnya yang dijadikan dasar seseorang tetap mencuci daging mentah sebelum dimasak karena agar tidak licin saat dipegang. Anda bisa mensiasatinya dengan menggunakan tisu.

Cuci ayam mentah bisa menghilangkan bakteri

Mencuci merupakan salah satu cara untuk menghilangkan bakteri pada buah dan sayur. Alasan tersebut tidak bisa disamakan untuk mencuci ayam. Memang betul sebagian bakteri hilang terbawa aliran air, tapi sebagiannya tetap tertinggal di permukaan daging ayam.

Solusi memasak ayam tanpa mencucinya dahulu

Sebenarnya tidak perlu mencuci daging ayam terlebih dahulu sebelum memasak. Jika Anda peduli pada kebersihan maka setelah membelinya di tempat yang bersih dan bisa langsung di masak. Hindari cara pengolahan ayam setengah matang, sebab hal itu tidak akan membunuh bakteri.

Bakteri pada ayam akan mati pada suhu 70°C. Cara memasak daging ayam yang benar bisa membunuh bakteri-bakteri pada daging ayam yang tidak dicuci sebelumnya. Apakah Anda termasuk orang yang suka mencuci daging ayam mentah sebelum di masak? (viva.co.id)
 
Atas